PENGARUH PEMBERIAN TEKNIK SLOW DEEP BREATHING TERHADAP KECEMASAN AKSEPTOR KB IUD DI PUSKESMAS BAJA KECAMATAN CIBODASKOTA TANGERANG
Keywords:
Slow Deep Breathing, Kecemasan, Akseptor KB IUDAbstract
AKDR menjadi salah satu metode kontrasepi yang digunakan dalam jangka panjang. Berdasarkan data di Puskesmas Baja pada tahun 2024 peserta KB IUD hanya 3,3%. Salah satu kendala penggunaan KB AKDR adalah kecemasan sebelum pelaksanaan prosedur. Salah satu cara menurunkan kecemasan melalui terapi slow deep breathing. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik slow deep breathing terhadap kecemasan pada akseptor KB IUD di Puskesmas Baja Kecamatan Cibodas Kota Tangerang.Metode Penelitian pre-eksperimental designs dengan rancangan one-group pretes-posttest design. Sampel adalah peserta KB IUD baru pada bulan Januari-Februari tahun 2025 sebanyak 34 responden dengan teknik purposive sampling.Intervensi diberikan relaksasi nafas dalam selama 15 menit.Instrumen menggunakan kuesioner kecemasan Hamilton Rating Scale for Anxienty (HRS-A).Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon.Hasil analisis univariat kecemasan pada akseptor KB IUD sebelum diberikan teknik slow deep breathing sebagian besar mengalami kecemasan sedang 88,2% dengan rata-rata = 24,35 dan sesudahnya mengalami kecemasan ringan 58,8% dengan rata-rata = 19,35. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p value = 0,000 artinya terdapat pengaruh pemberian teknik slow deep breathing terhadap kecemasan pada akseptor KB IUD. Akseptor KB IUD diharapkan dapat berpartisipasi dalam teknik relaksasi seperti slow deep breathing untuk membantu mengelola kecemasan menjelang tindakan dengan melakukan teknik ini secara benar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Pendidikan Bidan (Midwife Education Research Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

