PERAN TEKNIK EFFLEURAGE DALAM MENGURANGI NYERI PADA REMAJA DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN MUTIARA DESA TANJUNG SERIAN
Keywords:
Teknik Effleurage, Nyeri Haid, RemajaAbstract
Menurut data World of Health Organization (WHO) kejadian dismenore di dunia sangat besar. Rata-rata hampir lebih dari 50% perempuan mengalaminya. Penanganan dismenore dapat dilakukan dengan cara farmakologi dengan menggunakan obat-obatan analgetik, terapi hormonal, obat nesteroid prostaglandin dan juga nonfarmakologi salah satunya yaitu dengan melakukan teknik relaksasi massage effleurage.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari teknik relaksasi massage effleurage terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) Pada Remaja di Praktik Mandiri Bidan Mutiara Desa Tanjung Serian Tahun 2025. Jenis yang digunakan menggunakan rancangan pra eksperimental dengan tipe one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri yang mengalami keluhan dismenore di Praktik Mandiri Bidan Mutiara Desa Tanjung Serian dengan jumlah sampel sebanyak 31 responden menggunakan metode purposive sampling.
Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi nyeri haid remaja putri sebelum dilakukannya relaksasi massage effleurage sebagian besar responden merasakan nyeri sedang sebanyak 26 responden (84%) dan setelah dilakukannya relaksasi massage effleurage sebagian besar responden merasakan nyeri ringan sebanyak 27 responden (87%). Hasil uji statistik wilcoxon didapatkan ada perbedaan nyeri haid sebelum dan sesudah dilakukannya relaksasi massage effleurage pada remaja putri di Praktik Mandiri Bidan Mutiara Desa Tanjung Serian Tahun 2025 dengan nilai p.value = < 0,01.
Kesimpulan teknik relaksasi massage effleurage sangat efektif dalam mengatasi nyeri dismenore pada remaja putri. Saran diharapkan dapat menjadi alternatif pengobatan nyeri haid secara nonfarmakologi dan menghindari penggunaan obat obatan penghilang rasa nyeri.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Pendidikan Bidan (Midwife Education Research Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

