PERBEDAAN PEMBERIAN ABDOMINAL STRETCHING DAN SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 9 BAUBAU
Keywords:
nyeri, dismenore, peregangan perut, senam dismenoreAbstract
Pada saat menstruasi masalah yang dialami banyak wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang
hebat. Hal ini biasa disebut dismenore (dysmenorrhoea). Angka kejadian dismenorea di Indonesia
sebesar 64,25% yang terdiri dari 54,89% dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Prevalensi
dismenore pada remaja putri di Indonesia dilaporkan sekitar 92%. Dismenore dapat diatasi dengan terapi
farmakologi dan non farmakalogi. Olahraga atau senam merupakan salah satu tehnik rekasasi yang dapat
digunakan untuk mnegurangi nyeri karena saat melakukan olahraga/senam, otak dan susunan syaraf
tulang belakang akan menghasilkan endorphin, hormone yang berfungsi sebagai obat penenang alami
dan menimbulkan rasa nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh
pemberian abdominal stretching dan senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri.
Penelitian dilakukan pada Januaro sampai Maret 2022 dengan desain quasi eksperimental dan dengan
rancangan penelitian pre and post test two group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan
purposive sampling dengan masing-masing sampel 15 orang tiap kelompok. Analisa hasil penelitian
melalui uji Mann Withney diperoleh nilai probabilitas (nilai p) adalah 0,218 > 0,05 yang menunjukkan
tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap penurunan tingkat nyeri dari perlakukan senam dismenore
dan abdominal stretching yang berarti kedua perlakukan tersebut dapat memberikan efek penurunan
tingkat nyeri menstruasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Penelitian Pendidikan Bidan (Midwife Education Research Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

