PENGARUH PIJAT PERINEUM TERHADAP KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN DIRUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI PAPUA BARAT
Keywords:
Persalinan, perineum, robekan jalan lahur, pemijatan perineumAbstract
Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan kala II yang dapat menyebabkan disfungsi organ reproduksi wanita, perdarahan dan laserasi. Sebanyak 85% wanita melahirkan pervaginam dapat mengalami ruptur perineum. Salah satu cara mengurangi ruptur perineum adalah dengan melakukan pemijatan perineum untuk meningkatkan kesehatan, aliran darah dan elastisitas perineum. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pijat perineum terhadap kejadian ruptur perineum pada persalinan di rumah sakit umum daerah provinsi papua barat.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan posttest only control group design. Populasi adalah ibu hamil usia kehamilan 36 minggu. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah 24 orang.
Ada perbedaan ruptur perineum pada pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Papua Barat dari hasil analisis menggunakan Uji Mann Whitney didadaptkan nilai Sig. (2-tailed) p= 0,025.
Diharapkan dapat diberikan yaitu pijat perineum dapat mencegah terjadinya ruptur perineum pada persalinan normal. Program ini dapat diaplikasikan di praktik klinik kebidanan khususnya pada ibu hamil.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Penelitian Pendidikan Bidan (Midwife Education Research Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

