PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP KADAR HB PADA IBU NIFAS DI UPTD PUSKESMAS TOTOREJO
Keywords:
Ibu Nifas, Sari Kacang Hijau, Kadar HemoglobinAbstract
Masa nifas merupakan masa penyembuhan yang dimulai dari 2 jam setelah proses bersalin sampai dengan 6 minggu. Pada dasarnya penatalaksanaan pascapersalinan yang tidak maksimal akan menyebabkan ibu mengalami berbagai masalah yang berkelanjutan hingga komplikasi masa postpartum, seperti sepsis, anemi postpartum. Pencegahan anemia gizi besi dapat dilakukan dengan pemberian rebusan sari kacang hijau juga mengandung vitamin C yang membantu dalam melakukan penyerapan fe dalam tubuh karena dapat merubah bentuk feri menjadi fero. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar Hb pada ibu nifas di UPTD Puskesmas Totorejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimental dengan rancangan one group pretest post test designs. Populasi dan sampel adalah semua ibu nifas di Desa Tanjung Kemuning dan Desa Batumas sebanyak 32 orang di UPTD Puskesmas Totorejo. dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Ada pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar Hb pada ibu nifas di UPTD Puskesmas Totorejo dengan p value 0,000 < α = 0,05. Diharapkan Diharapkan bagi ibu nifas dijadikan sebagai sumber informasi sehingga dapat mengaplikasikannya untuk meningkatkan kadar hemoglobin
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Pendidikan Bidan (Midwife Education Research Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

